|
Cinta Pertama
Saat bulan purnama menyinar
Bergetar berdetup hatiku
bagai disambar sang garuda
Indahnya sinar pancara bulan
Manalah mampu menanding sinar
matamu
Masih segar lagi di ingatanku
bibit-bibit perkenalan di
antara kita
pabila mata bertentangan mata
Gelodak hatiku tak mampu ku
tanggung lagi
Secebis hati ini bagai direntap
direntap dengan kerelaanku
Hidup dipenuhi dengan kegembiraan
Sejak detik pertama pertemuan
kita
Sesaat tidak kutemu
hala hidupku bagai hilang arah
Sesaat tidak kutemu
tiada apa guna hidup ku rasa
Sesaat tidak ketemu
Bagaikan seribu tahun di neraka
ku menunggumu
Tanpa kemunculan kelibat bayangmu,
Apalah erti hidupku ini
Hadiahkanlah ku intan, emas,
permata
Hadiahkanlah ku bidadari syurga
Hadiahkanlah ku seluruh dunia ini
Apalah ertinya segala-gala hadiah
ini
Kiranya dibandingkan dengan
senyum manismu
Bahkan, andai ku dapat merasa
seri wajahmu,
Sudah memadai bagiku menggagahi
hidup ini.
Sudah tertulis tersurat di
dalam takdir hidupku,
Untuk mengecam memiliki dirimu
Mungkin inilah misi dan visi aku
terus berairi di muka bumi ini,
Agar dapat ku kecap dan mendalami
hati kecil mu'
Hidupku yang dulunya muram, suram,
kulam gelap gempita
Kini berseri-seri,
bergemerlapan serta
berwarna-warni
Sejak detik saat kutatap wajah mu
di saat perkenalan kita dulu
Walaupun di antara kita
belum pernah terluah secebis
perkataan pun
Ku rela, ku tabah, ku redha
menunngu
Sehingga tibanya hari yang bakal
menyatukan kita
buat selama-lamanya....
- Flying without wing
- November 26,2006
|