Poem Id:128  

Gelisah senja berarak

senja berarak lalu
bosan..
gelisah..
tiada nan tau
nan pasti
sepi jiwa ku
mananti esok
adakah masih ada
buat diriku
atau segalanya
dibawah taqdiranNya

sibuk mencengkam diriku
dini pagi
tika kunjungan pesanmu
tika hasratmu hadir
daku dirautauan asing
tiada ruang untuk ku
sedetik cuma bersamamu
urusan melingkar kakiku
apakan dayaku
sudah suratan diri ini
tiada daya ku menepah pasti
dirimu kasih tiada bersendiri
namun diri ini berjanji
sore nanti ku cuba
bersamamu disisi...

ku tau dirimu sepi
ku tau dirimu menanti
ku tau dirimu merintih lagi
namun dayaku
kudrat diriku
dihimpit waktu
hasrat hati
rindu dikalbu
ingin segera pulang
berdampingan denganmu

penantianmu
penyeksaan jiwaku
ku tau dirimu kasih
tabah sabar menanti
teguh pintar masa dibahagi
mencari ruang
agar masa terisi
namun...
diriku tetap menginsafi
kenapakah ia berlaku dikala ini

mentari meremban..
panas membara..
cairnya sebuah ketenangan
ketenangan yang cuba daku binakan
adakah daku mampu
membelai rasaan
sore ini daku menanti
mananti kekasih hati
adakah dirimu kan disisi
atau..
ujianNya masih memagari
jiwa sepi ini

Duhai Tuhan..
andai dirinya mendengar
andai dirinya melihat
andai dirinya tau
ilhamkanlah pada kekasihku
agar menjaga diri jua kesihatannya
agar menjaga aurat serta pergaulannya
agar menghormati jua mengasihi ibubapanya
kerna daku
setia menanti
walaupun esok tiada ku tahu
apakah suratanMu buat ku

luahan :~MCS~

June 17, 2006

Hit Counter

 
 
Rate this poem
Gelisah Senja



View Results
Free poll from Free Website Polls