Poem Id : 168

 

Image Preview

 

 

 

 

 

- SENYUM NURIN -

Senyum mu membungkam jiwa
Kau hadir tika ayah masih belia
Ayah sambut dengan gembira
 
Kini
 
Kau hilang…
Tika ayah masih perkasa
Bergolok bergadaipun ayah rela
Sedayanya…
 
Tapi ketentuanNya sudah tertera
Redha ayah dalam terpaksa
Apa tidaknya?
Nyawa mu melayang sekelip mata.
Hati ayah mana tidak tersiksa!
Ibu mu direntap jiwanya
Pergi mu tragis
Kami menangis…
Mana ada ayah yang sanggup melihat
Darah dagingnya disiat-siat
 
Wahai si mungil yang petah berkata
Yang diam mu menyimpan rasa sakit yang kau derita
Namun kau tetap tersenyum mengubat jiwa
Dan kami tidak pernah mendiarikan putus asa!
 
Nurin,
 
Ayah mewakili ayah-ayah seluruh Malaysia
Dan ayah-ayah seisi dunia
Yang punya jiwa halus mengasihi mu sepenuh hati
Nyamuk nan seekor sedayanya kami tepis
Dan seadanya dengan keyakinan kasih ini
Kami juga yakin bahawa  si durjana itu takkan
selamanya terlepas bebas!
 
Nurin tersayang,
Ini doa ayah dan ibu iringkan
Andai itu janji Tuhan
Kau mesti pergi sebelum sakit mu kami ubati
Dan poster senyum mu terbiar sepi…
Tak terdaya seorang hamba menafikan takdirNya
Setelah usaha mencari mu kami ikhtiarkan penuh gigih
Mengharap kau  kembali tersenyum seperti
Yin ke pangkuan bonda
Tapi kau kambali ke pangkuan Pencipta!
 
Nurin,
Ayah doakan selamat kau di sana
Insan kecil yang tak pernah berdosa
Pergilah engkau laksana kain putih
Amanah Tuhan yang kami kasih
Hilang bila kami terlepas pandang
Dan tewas digengaman petualang
Apa  daya mu Nurin
Jika saat itu kami dengar kau menangis
Apatah lagi jiwa kami ini…
Pasti merintih pedih!
 
NUKILAN:
24 SEPTEMBER 2007 12.00PM
Email : aidadiana@ yahoo.com

 

 

 

 

 

Hit Counter

Close this page

 

Rate this poem
 
Senyuman Nurin



View Results
Free poll from Free Website Polls