Poem Id: 158

Teratai Sungai Nil
(Not for contest)

Luahan kalbu lewat puisi-puisimu
Bak lilin membakar hambakan diri
Mengerah keringat tanpa kenal jemu
Menerangi hati-hati lara dan ria

Demi perjuangan yang belum selesai
Kau coretkan luka dikanvas maya
Luka berdarah di hati tiada yang tahu
Menjadi tatapan senasib denganmu

Jauh sudah denai diselusuri
Semangatmu kental dan jitu
Andai kiambang lalu kau tetap bertaut
Tabah hatimu walau badai melanda

Indah warnamu, anggun wajahmu
Kelopakmu berjasa tempat perteduhan
Untuk insan yang dambakan lindungan
Coretan hati nan gundah gulana

Ditasik itu kau menyendiri
Di arus tenang megah memekar
Andai dirimu hilang entah di mana
Pasti rindu terbit di hati

Usah pergi duhai teratai
Kau diperlukan tanpa kau sedari
Teguhmu jadi tempat mengadu
Utuhmu di situ bersama seribu sendu

eLregina
190206
1906hrs

Hit Counter

Close this page

 
Rate this poem
 
Teratai Sungai Nil



View Results
Free poll from Free Website Polls