| |
- Wujudnya Cinta Sejati,
walau tertiarap di pasir, berdengkur di air, memang wujudnya cinta sejati walau jasad di seksa
pasti wujudnya cinta sejati walau kekasih di keranda meratap dengan hiba pasti bersumpah setia ingin hidup bersama
cinta sejati itu, memang wujud tangis suka berdua
cinta sejati, diantaranya kecewa di lubuk sengsara manis di lidah pahit di gelas kelat di gelap
bagai mawar berduri bisanya menyucuk mampu membunuh pucuk bertunas ia patah lalu terkubur ke tanah.
- Namun
- Cinta sejati tetap
wujud
-
Close page
|
|